7 Hal Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Untuk Jogging

Jogging merupakan salah satu olahraga yang punya banyak manfaat. Latihan berlari dan berjalan secara konstan ini membantu Anda tetap sehat, fisik selalu bugar dan meredakan stres.

Meskipun terlihat mudah dan cukup simpel dilakukan, tetap harus ada aturan saat menjalankan aktivitas ini. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dan sebaiknya tidak dilakukan agar manfaat jogging bisa dirasakan secara maksimal dan mengurangi risiko cedera. Berikut ini tips saat melakukan jogging yang harus Anda ketahui.


Lakukanlah:

- Kenakan pakaian yang tepat. Mungkin kedengarannya sepele, tapi cara Anda berpakaian turut menentukan keberhasilan program latihan jogging. Pertama-tama, carilah sepatu khusus untuk pelari. Sepatu yang tepat membantu mencegah cedera punggung, menopang kaki dengan baik dan membuatnya terasa nyaman. Sepatu yang tepat juga mencegah Anda jatuh atau terpeleset saat melewati medan sulit. Jangan abaikan juga sports bra, karena pakaian dalam jenis ini mampu menopang payudara saat berlari dan menghindari sakit punggung.


- Tetapkan target
Menetapkan target jogging adalah salah satu cara yang paling banyak membantu kita dalam melakukan jogging. Kita dapat menetapkan 2 jenis target, yaitu target waktu dan target jarak. Untuk pemula, disarankan untuk membuat target waktu terlebih dahulu, misalnya 10 atau 20 menit berlari, baru istirahat, setelah sudah bisa dan terbiasa memenuhi target, barulah kita menetapkan target jarak.


- Pemanasan. Pastikan tubuh Anda telah siap sebelum intens beraktivitas. Pemanasan yang bisa dilakukan adalah berjalan, bersepeda, lari-lari kecil atau peregangan. Mulai dengan gerakan perlahan dan percepat langkah secara bertahap. Pemanasan juga berfungsi untuk mengetahui sejauh dan secepat apa Anda bisa berlari. Dengan banyak pemanasan dan latihan, Anda pun bisa jogging lebih cepat dalam periode waktu yang lama.

- Lakukan Pendinginan Setelah Jogging
Sangat penting untuk menurunkan suhu tubuh setelah berolahraga. Berjalanlah dengan perlahan dan regangkan otot kaki serta tangan sambil mengambil napas. Lakukan juga peregangan pada betis, pergelangan tangan dan perut. Peregangan membantu otot-otot Anda mendingin dan lebih relaks, juga meningkatkan stamina ketika Anda jogging di hari berikutnya.

Jangan Lakukan:

Lari di mana Anda tak terlihat. Jangan pernah jogging di malam hari tanpa penerangan lampu yang cukup atau di tempat yang banyak kendaraan yang lalu lalang. Selalu berlari di trotorar dan di tepi jalan yang berlawanan dengan arah lalu lintas. Kenakan pakaian berwarna terang yang membuat Anda mencolok di tengah keramaian. Jika lalu lintas cukup padat dan tidak memungkinkan untuk jogging, pilihlah taman kota atau kawasan hijau di sekitar rumah Anda.

- Lari saat dehidrasi. Sebelum joging hindari minuman seperti soda, jus atau kopi karena kandungan kafein dan gula yang tinggi bisa membuat tubuh dehidrasi. Minum cukup air putih merupakan kunci jogging Anda bisa berhasil. Bawalah selalu botol berisi air putih saat joging dan segera minum setelah Anda selesai atau saat merasa sangat haus.

Memaksakan diri. Berhentilah berlari jika Anda merasakan pusing, mual atau sakit pada beberapa bagian tubuh. Jangan memaksakan diri karena akan berakibat gangguan jantung. Ketahuilah batasan fisik Anda sendiri. Ketika Anda telah lelah sementara target belum terpenuhi, carilah tempat untuk menepi dan istirahat sejenak. Jika perlu, hentikan aktivitas dan pulang.


Yak, itu tadi 7 tips jogging yang sederhana tapi penting. Terima kasih sudah membaca...

Special Thanks To :
weightloss.allwomenstalk.com

Related Posts: